RSS Feed
terima kasih..telah menghidupkanku kembali..

Selasa, 04 Januari 2011

ada itu padamu

apa yang lebih membahagiakan daripada datangnya mentari setelah gelap
membawa pagi indah diselingi embun cinta
membawa misteri indah diujungnya dunia
ada?

apa yang lebih membahagiakan daripada tibanya sejuk setelah badai
membawa damai saat hati berkecamuk galau
meredam hangat saat pikiran mulai kacau
ada?

apa yang lebih membahagiakan daripada teduhnya pohon saat terik meraja awan
tempat baru yang dinamakan sandaran
satu kata, nyaman
ada?

sekali lagi aku tanya.
apa yang lebih membahagiakan daripada munculnya pelangi setelah gerimis reda
memberi warna dalam kusamnya rasa
memberi makna setiap hembus nafas jiwa
ada?

ya, ada!

dimana?

disana,
tak pernah kemana-mana

berdirilah di depan cermin
dan lihat siapa yang ada disana
kesemua itu ada pada dirinya

terima kasih cinta

Sabtu, 27 November 2010

Tangis itu dari kita

kenapa kau menangis, cinta?
mengikhlaskan hati terbuangnya asa
putar balik fakta agar semua bisa menjadi nyata
mengais iba dari kejamnya cinta

duka tumbuh seiring bertambahnya luka
luka tumbuh dari jiwa yang tidak peka
tidak peka ternyata dirinyalah yang mempersilahkan sakit itu tiba

air mata memang cara yang indah untuk melupakan semua
mata lebam, hati tenang
sehari
sebulan
setahun
jadilah pupuk dendam yang menjadikannya trauma
tutup pintu tutup jendela
tutup hati membangun stigma

bukan begitu caranya cinta..

Selasa, 23 November 2010

Terima kasih Pelangi

dulu
hujan selalu membawa kebahagiaan bagiku
bukan karena airnya, bukan karena anginnya
tapi karena setelahnya

hujan itu membawa warna

kamu berikan aku bagaimana ceria itu
kamu berikan aku bagaimana rasanya salju
kamu berikan aku bagaimana cara menjadi kamu

pelangiku

menunggu hujan reda
oleh-oleh semesta yang menjadikanmu anugerah
sebuah warna
senang, sedih, egois, benci
aku senang saat kau memaki


indah itu satu
dua itu kamu


mengais mimpi dari pudarnya sebuah pelangi

ya..
sekarang aku mengerti
perbedaan itu seperti harga mati
merah kuning hijau dan lainnya
mengajarkanku untuk tetap terus berdiri

terima kasih dulu
masa lalu

Minggu, 21 November 2010

Nyaman itu..

nyaman itu
dia

saat kamu bisa tertawa lepas bersama tanpa harus khawatir sakit perut setelahnya
saat kamu bisa menangis dipundaknya tanpa harus khawatir bajunya basah dengan air mata
saat kamu bisa memegang erat tangannya tanpa harus khawatir kamu akan terjatuh tersandung sesuatu
saat kamu bisa mengakui kesalahanmu tanpa harus khawatir ia akan marah dan menggila
saat kamu bisa memperbaiki diri tanpa harus khawatir tertutupnya banyak kesempatan untuk itu
saat kamu bisa menjadi dirimu sebenarnya tanpa harus memakai topeng didepannya

nyaman itu
cinta...

Nostalgia part 2

kulihat dirimu dalam kegelapan
bercanda bergurau dengan kesunyian
tak ayal butiran-butiran jernih berguguran
lalu kenapa masih tertawa?
hanya saja aku terlalu bodoh
membiarkan detik bermetamorfosis dengan sempurna

jangan katakan kau tak bisa dibohongi oleh waktu
lalu untuk apa kau masih menangis?
tak ada yang tak adil
karena kau yang membuatnya tak adil


--terima kasih masa lalu...

Nostalgia part 1

nafasku nafasmu
berbaur dalam suatu ketidakseimbangan
memberi kehidupan untuk jiwaku
dalam kekosongan jiwamu

matamu mataku
letih melihat mereka berlalulalang
mengisi ruang hati masing-masing dari kita
akhirnya hatimu hanya tercipta hanya untukku satu

kalau saja telingaku telingamu
takkan kuhiraukan apa yang mereka bicarakan
sekalipun itu aku

kalau saja aku kamu
takkan kubiarkan kau terhempas gelombangnya
karena aku sayang kamu


-- lihat2 note, eh nemu secarik kertas nostalgia..hehee..

Ya, aku juga..

seperti baru saja terbangun dari mimpi
tiba-tiba seseorang datang dengan memaki
hey..kamu mau berbagi dengan siapa?
dengan tembok?
haha..
so funny..

aku kira dunia itu indah dengan sendiri
alasan klasik untuk tetap menahan hati

ya..aku memang punya masa lalu yang pahit
aku mempunyai alasan yang kuat untuk itu

saat itu..
perlahan aku bangun kembali harga diriku
satu demi satu, tak ada yang membantu
aku tak butuh kamu, dia, atau siapapun
yang aku butuh hanya waktu
saat itu..

dan sekarang, aku kembali
niat pasti untuk tidak mengalaminya yang kedua kali
benar-benar tidak untuk kedua kali

tapi..
hey..!!!
aku hidup dimana? masa lalu?
menyedihkan!!

lama aku terdiam pada titik itu
sendiri itu indah
tapi berdua lebih sempurna

ya..
sekarang
aku butuh cinta
aku butuh dia
sosok lembut yang disebut wanita